Ad Code

Formasi MU Tanpa Antony dan Jadon Sancho Jelang Lanjutan Liga Inggris : Panik Enggak Ya, Jelas Panik dong Masa Enggak

Formasi MU Tanpa Antony dan Jadon Sancho Jelang Lanjutan Liga Inggris : Panik Enggak Ya, Jelas Panik dong Masa Enggak

Berita Bola - Setelah terhenti lantaran jeda internasional, Liga Inggris 2023/2024 akan kembali bergulir pada akhir pekan ini. Semua kontestan bersiap, tak terkecuali Manchester United.

Berdasarkan jadwal, MU akan menjamu Brighton di Old Trafford, Sabtu (16/9/2023). Kedatangan Brighton menjadi tantangan berat bagi tuan rumah.

Setan Merah harus menang. Latarnya, pada laga terakhir, Marcus Rashford dkk. kalah 1-3 kala bertandang ke markas Arsenal. Kekalahan menyakitkan tersebut membuat MU terkapar di posisi ke-11 klasemen sementara dengan torehan enam poin.

Titik Krusial

Kemenangan dari Brighton juga menjadi modal krusial. Karena, tiga hari berselang MU terbang jauh ke Jerman guna menantang Bayern Munchen dalam ajang Liga Champions musim ini.

Jelas merupakan hari yang sangat sibuk bagi sang pelatih, Erik ten Hag. Terlebih, beberapa pemain inti akan absen. Antony misalnya, MU telah mengonfirmasi pemain Brasil itu tidak akan kembali ke klub "sampai pemberitahuan lebih lanjut".

Kondisi itu menjadi bagian dari tuduhan pelecehan yang dilakukan Antony terhadap beberapa perempuan. Sementara itu, Jadon Sancho, juga dikabarkan akan melakukan pembicaraan dengan Ten Hag untuk menentukan masa depannya menyusul kemarahan publik pasca kekalahan 1-3 dari Arsenal.

Kurang di Sayap

Kekurangan pemain di sayap, Ten Hag perlu memutar otak. Ia wajib membuat rencana baru. Satu di antara opsi adalah memainkan pemain muda, Facundo Pellistri.

Berusia 21 tahun, MU memilih mempertahankan Pellistri di Old Trafford. Padahal, sang pemain menjadi rebutan beberapa klub besar di Eropa. Pellistri mendapat kesempatan mendapatkan tempat di starting XI.

Dalam wawancara dengan MUTV beberapa waktu silam, Ten Hag menyebut Pellistri pantas merasakan menit bermain di tim utama. MU kurang kuat di sayap, pemain Uruguay ini mempunyai peluang mengklaim posisi tersebut dalam jangka panjang.

Alternatif Muda

Pemain muda lainnya, Amad Diallo, juga dapat memberikan persaingan mendapatkan tempat setelah kembali dari cedera. Selain itu, alternatif selanjutnya adalah Alejandro Garnacho.

Garnacho tampil cemerlang saat bertanding melawan Arsenal. Pemain Argentina ini sempat mencetak gol, namun dianulir lantaran sudah lebih dulu dianggap offside.

Ia sering bermain di sayap kanan musim lalu, meski membuatnya kurang efektif dibandingkan sayap kiri. Garnacho bakal mendapat kesempatan lagi membuktikan bisa bermain di posisi tersebut.

Rotasi Lini Tengah

Ten Hag bisa juga merotasi kapten Bruno Fernandes atau Mason Mount ke posisi melebar sambil mengubah dinamika di lini tengah. Dua nama ini sama-sama pernah bermain di posisi sayap dalam karier mereka masing-masing.

Lagi pula Fernandes memiliki peran yang sangat berpengaruh ketika bermain di posisi itu musim lalu. Pemain berusia 29 tahun ini sedang dalam performa terbaiknya di lini tengah.

Tapi, Fernandes tetap harus memutar otak agar bisa lebih menghidupkan lini tengah, terutama saat melakukan pentrasi ke zona lawan. Ten Hag bisa menambahkan pemain seperti Sofyan Amrabat.

Punya Kapasitas

Amrabat punya kapasitas menjadi pemain yang memecahkan sejumlah masalah lini tengah MU. Sayang, kabar terakhir, bintang di Piala Dunia 2022 ini mendapat cedera saat hendak membela Timnas Maroko.

Lini lain juga bisa diubah sesuai kebutuhan, termasuk menempatkan pemain pinjaman dari Tottenham Hotspur, Sergio Reguilon, sebagai bek kiri menggantikan Diogo Dalot. Anthony Martial juga dapat bertukar posisi di lini depan menggantikan Rasmus Hojlund.JudiOnline

Bisa Panik

Starting XI Panik Manchester United
Kiper: Onana
Bek: Martinez, Lindelof, Dalot, Wan-Bissaka
Tengah: Casemiro, Amrabat, Mount
Depan: Rashford, Hojlund, Fernandes

Posting Komentar

0 Komentar