Ad Code

Terdeteksi Dua super-Bumi Dekat Tata Surya, Butuh 330 Tahun untuk Tiba di Sana

 


Terdeteksi Dua super-Bumi Dekat Tata Surya, Butuh 330 Tahun untuk Tiba di Sana


Unik & Menarik - Planet baru ditemukan berukuran 1,2-1,5 kali lebih besar, 2-3 kali lebih masif dari Bumi.

Teleskop TESS (Transiting Exoplanet Survey Satellite) milik Badan Antariksa AS (NASA) baru saja menemukan sekelompok objek "lingkungan galaksi" yang menarik, hanya 33 tahun cahaya dari Bumi.

Itu berarti jika bepergian dengan kecepatan 1/10 kecepatan cahaya, dibutuhkan sekitar 330 tahun untuk manusia mencapai posisi ini.

Selama pertemuan American Astronomical Society pada 15 Juni di California, para ilmuwan mengidentifikasi sekelompok objek yang baru ditemukan termasuk bintang induk dan planet yang mengorbit, yang dikenal sebagai sistem planet.

Di antara mereka, setidaknya ada dua planet dengan ukuran lebih besar dari Bumi, yang juga dikenal sebagai Bumi-super (Super-Earth).

Menurut siaran pers dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), bintang induk sistem planet ini diberi nama HD 260655.

Bintang ini berukuran relatif kecil, bersuhu dingin, sehingga diklasifikasikan sebagai katai M (M-dwarf, red kerdil).

Menurut sistem klasifikasi Morgan Keenan berbasis spektral, katai M secara signifikan lebih kecil dari Matahari.

Bintang pusat Tata Surya termasuk dalam kelompok bintang deret utama tipe-G, tetapi jumlahnya hanya 1/10 dari katai merah.

Menurut CNET, planet bagian dalam mengorbit HD 260655 setiap 2,8 hari Bumi, berukuran 1,2 kali lebih besar dan dua kali lebih besar dari Bumi.

Sementara itu, planet terluar membutuhkan waktu 5,7 hari Bumi untuk sekali mengelilingi bintang induknya, 1,5 kali ukuran dan 3 kali massa Bumi. Semua dianggap planet berbatu.

Michelle Kunimoto, seorang ilmuwan di Kavli Institute for Astrophysics and Space Studies MIT, mengatakan dua planet yang mengorbit HD 260655 adalah target yang cocok untuk mempelajari atmosfer karena bintang induknya memiliki magnitudo tinggi, cahaya tinggi.

Menurut Kunimoto, penelitian tersebut dapat menjawab sejumlah pertanyaan seperti "Apakah ada atmosfer yang kaya akan volatilitas di sekitar planet-planet ini" dan "Apakah ada tanda-tanda organisme berbasis air atau karbon?"

Posting Komentar

0 Komentar